BADAN HALUS - badan bioplasmik

 




Dalam beberapa kajian yang disampikan oleh dr.Aisha Dahlan mengenai penjelasan terkait dengan hakikat tubuh manusia dengan membagi menjadi dua bagian yang Pertama, BADAN SELULER yaitu badan inti dari manusia dan Kedua, BADAN BIOPLASMIK yaitu badan yang tersusun dari kekuatan vibrasi yang ditimbulkan dari getaran gelombang elektromagnetik jantung. Jauh lebih banyak dari sekedar fungsi sebuah pompa, maka jantung diyakini oleh para ilmuan modern saat ini memiliki FUNGSI OTAK sendiri.

Dalam percobaannya para ilmuan membuktikan bahwa ada hubungan timbal balik antar JANTUNG dan OTAK yaitu selain mendaptkan sinyal dari system saraf, ternyata JANTUNG juga mengirimkan sinyal ke OTAK. Pengaruh terhadap sinyal yang dikirmkan oleh JANTUNG mempengaruhi FUNGSI OTAK berhubungan dengan persepsi, kognisi (mempengaruhi prilaku/tindakan) dan pengaturan emosional dari seseorang.

Terjadi komunikasi yang intens melalui serabut saraf yang menghubungkan atara JANTUNG, OTAK dan bagian tubuh lainnya melalui interaksi medan elektromagnetik. Pada kenyataannya JANTUNGLAH yang menghasilkan medan elektromagnetik yang paling kuat dimana komponen medan listrik jantung memiliki amplitudo 60 kali lebih besar ketimbang yang dihasilkan OTAK dan dapat menembus stiap sel dalam tubuh, dengan kecepatan gelombang dalam jantung sendiri, yaitu 5.000 kali dari gelombang otak.dan dapat dideteksi oleh lebih jauh jangkauannya dengan alat magnetometer sensitif.

Jika kita ingin mengetahui keberadaan gelombang energi dalam badan bioplasmik, maka posisinya terdapat pada lapisan manusia yang paling halus atau muncul dari pembuluh “meridian“ (subkutis di bawah kulit). Meridian secara umum dikatahui sebagai jaringan pembulu darah dan saraf manusia yang tidak bisa dilihat oleh mata. Adapun fungsinya adalah untuk menyampaikan pesan-pesan yang manusia ucapkan, pikirkan, dan rasakan ke alam semesta. Seluruh tubuh akan mengirimkan vibrasi mengenai pesan-pesan tersebut.

Pergerakan gelombang-gelombang dalam badan bioplasmik dipengaruhi dari dari asupan makanan, minuman, serta ucapan-ucapan yang disampikan, pikiran-pikiran yang dihasilkan, serta perasaan-perasaan yang timbul dan diterima oleh tubuh. Semakin kuat pergerakan gelombang akan mempengaruhi dari pada semakin baiknya sinyal-siyal yang dikirimkan.

Pada saat ini kekuatan pesan dari “pikiran manusia” terletak dalam AKAL sedangkan “perasaan manusia” banyak disepakati berpusat pada JANTUNG atau dalam tradisi islam disebut dengan QALBU. Adapun peran QALBU selama ini adalah untuk merekam memori, untuk mempelajari segala hal, dan sebagai alat untuk mempertimbangkan sesuatu. Semua yang muncul dan diterima oleh otak (pikiran dan perasaan) nantinya akan disampaikan melalui sistem syaraf ke QALBU dan masuk ke badan bioplasmik yang akan diteruskan ke alam semesta.


OTAK  –> QALBU  –>  BADAN BIOPLASMIK  –>  ALAM SEMESTA


BADAN BIOPLASMIK yang merupakan lapisan pada gelombang paling luar dapat juga diartikan sebagai gelombang spiritual. Sehingga membutuhkan asupan-asupan dan nutrisi yang baik seperti niat baik, doa baik, dan prasangka baik. Prasangka berasal dari pikiran dan perasaan. Prasangka terbagi menjadi dua Prasangka Baik dan Prasangka Buruk. Pikiran dan perasaan akan menentukan NASIB diri. Fokus hidup dalam pikiran dan perasaan akan memproyeksi atau menentukan nasib seseorang.

Sederhananya dapat disimpulkan bahwa NASIB BAIK adalah buah dari pikiran dan perasaan yang juga baik. Sukses dan baiknya yang KITA hasilkan masing-masing tergantung pada hasil dari konsep hidup yang KITA ciptakan. Manusia senantiasa dianjurkan untuk bersikap optimis dan berharap sesuatu yang baik akan terjadi dalam hidupnya. Harapan akan menjadi daya tarik kuat yang memengaruhi akal dan qalbu bekerja dan pesan-pesan baiknya akan dikirimkan melalui Badan Bioplasmik ke pusat ALAM SEMESTA.


SALAM BAHAGIA,

By IndhuGyo Project

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Mengenal Jati diri (Diri Sejati)

Awal Mula PENCIPTAAN

Jika Hati Bersyukur, maka BAHAGIA