BADAN HALUS - badan bioplasmik
Dalam percobaannya para ilmuan membuktikan bahwa ada hubungan
timbal balik antar JANTUNG dan OTAK yaitu selain mendaptkan sinyal dari system
saraf, ternyata JANTUNG juga mengirimkan sinyal ke OTAK. Pengaruh terhadap
sinyal yang dikirmkan oleh JANTUNG mempengaruhi FUNGSI OTAK berhubungan dengan
persepsi, kognisi (mempengaruhi prilaku/tindakan) dan pengaturan emosional dari
seseorang.
Terjadi komunikasi yang intens melalui serabut saraf yang
menghubungkan atara JANTUNG, OTAK dan bagian tubuh lainnya melalui interaksi
medan elektromagnetik. Pada kenyataannya JANTUNGLAH yang menghasilkan medan
elektromagnetik yang paling kuat dimana komponen medan listrik jantung memiliki
amplitudo 60 kali lebih besar ketimbang yang dihasilkan OTAK dan dapat menembus
stiap sel dalam tubuh, dengan kecepatan gelombang dalam jantung sendiri, yaitu
5.000 kali dari gelombang otak.dan dapat dideteksi oleh lebih jauh jangkauannya
dengan alat magnetometer sensitif.
Jika kita ingin mengetahui keberadaan gelombang energi dalam badan
bioplasmik, maka posisinya terdapat pada lapisan manusia yang paling halus atau
muncul dari pembuluh “meridian“ (subkutis di bawah kulit). Meridian secara umum
dikatahui sebagai jaringan pembulu darah dan saraf manusia yang tidak bisa
dilihat oleh mata. Adapun fungsinya adalah untuk menyampaikan pesan-pesan yang
manusia ucapkan, pikirkan, dan rasakan ke alam semesta. Seluruh tubuh akan
mengirimkan vibrasi mengenai pesan-pesan tersebut.
Pergerakan gelombang-gelombang dalam badan bioplasmik dipengaruhi
dari dari asupan makanan, minuman, serta ucapan-ucapan yang disampikan,
pikiran-pikiran yang dihasilkan, serta perasaan-perasaan yang timbul dan
diterima oleh tubuh. Semakin kuat pergerakan gelombang akan mempengaruhi dari
pada semakin baiknya sinyal-siyal yang dikirimkan.
Pada saat ini kekuatan pesan dari “pikiran manusia” terletak dalam AKAL sedangkan “perasaan manusia” banyak disepakati berpusat pada JANTUNG atau dalam tradisi islam disebut dengan QALBU. Adapun peran QALBU selama ini adalah untuk merekam memori, untuk mempelajari segala hal, dan sebagai alat untuk mempertimbangkan sesuatu. Semua yang muncul dan diterima oleh otak (pikiran dan perasaan) nantinya akan disampaikan melalui sistem syaraf ke QALBU dan masuk ke badan bioplasmik yang akan diteruskan ke alam semesta.
OTAK –> QALBU –> BADAN BIOPLASMIK –> ALAM SEMESTA
BADAN BIOPLASMIK yang merupakan lapisan pada gelombang paling luar
dapat juga diartikan sebagai gelombang spiritual. Sehingga membutuhkan
asupan-asupan dan nutrisi yang baik seperti niat baik, doa baik, dan prasangka baik. Prasangka berasal dari
pikiran dan perasaan. Prasangka terbagi menjadi dua Prasangka Baik dan
Prasangka Buruk. Pikiran dan perasaan akan menentukan NASIB diri. Fokus hidup
dalam pikiran dan perasaan akan memproyeksi atau menentukan nasib seseorang.
Sederhananya dapat disimpulkan bahwa NASIB BAIK adalah buah dari
pikiran dan perasaan yang juga baik. Sukses dan baiknya yang KITA hasilkan masing-masing
tergantung pada hasil dari konsep hidup yang KITA ciptakan. Manusia senantiasa
dianjurkan untuk bersikap optimis dan berharap sesuatu yang baik akan terjadi
dalam hidupnya. Harapan akan menjadi daya tarik kuat yang memengaruhi akal dan
qalbu bekerja dan pesan-pesan baiknya akan dikirimkan melalui Badan Bioplasmik ke pusat ALAM SEMESTA.
SALAM BAHAGIA,
By IndhuGyo Project

Komentar
Posting Komentar